Trump Akui Tidak Terburu-buru Laksanakan Rencananya Caplok Gaza
Sabtu, 08 Februari 2025 - 07:12 WIB
Jonathan Kuttab, pengacara hak asasi manusia internasional dan Direktur Eksekutif Friends of Sabeel North America (FOSNA), gerakan Kristen Palestina, juga menyuarakan kritik keras terhadap rencana kontroversial Trump mengenai Gaza.
Kuttab menggambarkan usulan tersebut sebagai "mengejutkan dalam banyak hal", dan mengatakan usulan tersebut "sama sekali mengabaikan hukum internasional."
"Anda tidak bisa begitu saja mengambil sebidang wilayah lain dan memilikinya," ungkap dia kepada Anadolu. "Itu kejahatan perang. Itu jelas kejahatan perang."
Kuttab juga menyoroti dimensi moral dari rencana tersebut, menyebutnya, "Sama sekali tidak bermoral."
Dia mempertanyakan bagaimana mungkin lebih dari 2 juta orang di Jalur Gaza harus mengungsi dari rumah mereka, menyamakannya dengan upaya pembersihan etnis.
Kuttab menggambarkan usulan tersebut sebagai "mengejutkan dalam banyak hal", dan mengatakan usulan tersebut "sama sekali mengabaikan hukum internasional."
"Anda tidak bisa begitu saja mengambil sebidang wilayah lain dan memilikinya," ungkap dia kepada Anadolu. "Itu kejahatan perang. Itu jelas kejahatan perang."
Kuttab juga menyoroti dimensi moral dari rencana tersebut, menyebutnya, "Sama sekali tidak bermoral."
Dia mempertanyakan bagaimana mungkin lebih dari 2 juta orang di Jalur Gaza harus mengungsi dari rumah mereka, menyamakannya dengan upaya pembersihan etnis.
Lihat Juga :