3 Wilayah yang Ingin Dirampas Donald Trump, Salah Satunya Bikin Marah Dunia
Jum'at, 07 Februari 2025 - 11:43 WIB
Setelah usulan bahwa warga Palestina harus dipindahkan ke Mesir dan Yordania untuk "membersihkan" daerah kantong itu, Trump kembali jadi perhatian. Kali ini, dia menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih dan memiliki Gaza.
Mengutip Reuters, usulan itu muncul saat Trump bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Dia mengatakan ingin menghancurkan bangunan yang tersisa di Gaza dan mengubah wilayah tersebut di bawah kepemilikan AS.
Sementara warga Gaza direlokasi beberapa waktu, Trump juga mengusulkan untuk mengubah daerah kantong pantai menjadi resor yang akan menarik orang dari seluruh dunia. Catatan tambahan, warga Palestina juga tetap berhak di sana setelah semuanya selesai.
Sekretaris Pers Trump, Caroline Leavitt, kemudian mengatakan bahwa bosnya itu yakin Amerika Serikat perlu terlibat dalam pembangunan kembali Gaza. Hal ini untuk memastikan stabilitas di kawasan tersebut.
Menanggapi usulan “kurang ajar” itu, dunia internasional mengecam Trump. Warga Gaza juga sudah bersumpah tidak akan meninggalkan reruntuhan rumah mereka.
Sementara itu, para pemimpin dunia dengan cepat juga menolak usulan Trump termasuk pejabat Jerman, Brasil, Arab Saudi , Yordania, dan Mesir serta banyak anggota Kongres AS.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kelompok hak asasi manusia, dan sejumlah komunitas kemanusiaan juga menentang keras. Mereka menganggap mengusir warga Palestina dari Gaza sama saja dengan pembersihan etnis.
Tentu saja, Netanyahu adalah pihak yang memuji pendekatan baru Trump itu. Dia akan cukup senang dengan usulan itu mengingat ambisi besarnya di Timur Tengah yang terus berkembang.
Itulah beberapa wilayah di dunia yang ingin dirampas Trump.
Mengutip Reuters, usulan itu muncul saat Trump bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Dia mengatakan ingin menghancurkan bangunan yang tersisa di Gaza dan mengubah wilayah tersebut di bawah kepemilikan AS.
Sementara warga Gaza direlokasi beberapa waktu, Trump juga mengusulkan untuk mengubah daerah kantong pantai menjadi resor yang akan menarik orang dari seluruh dunia. Catatan tambahan, warga Palestina juga tetap berhak di sana setelah semuanya selesai.
Sekretaris Pers Trump, Caroline Leavitt, kemudian mengatakan bahwa bosnya itu yakin Amerika Serikat perlu terlibat dalam pembangunan kembali Gaza. Hal ini untuk memastikan stabilitas di kawasan tersebut.
Menanggapi usulan “kurang ajar” itu, dunia internasional mengecam Trump. Warga Gaza juga sudah bersumpah tidak akan meninggalkan reruntuhan rumah mereka.
Sementara itu, para pemimpin dunia dengan cepat juga menolak usulan Trump termasuk pejabat Jerman, Brasil, Arab Saudi , Yordania, dan Mesir serta banyak anggota Kongres AS.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kelompok hak asasi manusia, dan sejumlah komunitas kemanusiaan juga menentang keras. Mereka menganggap mengusir warga Palestina dari Gaza sama saja dengan pembersihan etnis.
Tentu saja, Netanyahu adalah pihak yang memuji pendekatan baru Trump itu. Dia akan cukup senang dengan usulan itu mengingat ambisi besarnya di Timur Tengah yang terus berkembang.
Itulah beberapa wilayah di dunia yang ingin dirampas Trump.
(mas)
Lihat Juga :