PBB Ungkap 430.000 Orang Palestina Melintas dari Gaza Selatan ke Utara
Kamis, 30 Januari 2025 - 18:30 WIB
UNRWA, yang telah beroperasi sejak tahun 1949, menyediakan layanan penting seperti pendidikan dan perawatan kesehatan bagi para pengungsi Palestina di Tepi Barat, Gaza, Lebanon, Yordania, dan Suriah.
Meskipun menghadapi tantangan politik dan keuangan, Badan tersebut tetap menjadi penyelamat bagi masyarakat yang rentan.
Israel telah berulang kali menyamakan staf UNRWA dengan anggota Hamas dalam upaya mendiskreditkan mereka, tanpa memberikan bukti atas klaim tersebut.
Rezim apartheid Zionis juga melobi keras agar UNRWA ditutup karena merupakan satu-satunya badan PBB yang memiliki mandat khusus untuk mengurus kebutuhan dasar pengungsi Palestina.
Jika badan tersebut tidak ada lagi, menurut Israel, maka masalah pengungsi tidak boleh ada lagi, dan hak yang sah bagi pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah mereka tidak akan diperlukan lagi.
Israel telah menolak hak Palestina untuk kembali tersebut sejak akhir tahun 1940-an, meskipun keanggotaannya sendiri di PBB dibuat dengan syarat pengungsi Palestina diizinkan kembali ke rumah dan tanah mereka.
Baca juga: Hamas dan Jihad Islam Segera Bebaskan Tawanan di Khan Younis
Meskipun menghadapi tantangan politik dan keuangan, Badan tersebut tetap menjadi penyelamat bagi masyarakat yang rentan.
Israel telah berulang kali menyamakan staf UNRWA dengan anggota Hamas dalam upaya mendiskreditkan mereka, tanpa memberikan bukti atas klaim tersebut.
Rezim apartheid Zionis juga melobi keras agar UNRWA ditutup karena merupakan satu-satunya badan PBB yang memiliki mandat khusus untuk mengurus kebutuhan dasar pengungsi Palestina.
Jika badan tersebut tidak ada lagi, menurut Israel, maka masalah pengungsi tidak boleh ada lagi, dan hak yang sah bagi pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah mereka tidak akan diperlukan lagi.
Israel telah menolak hak Palestina untuk kembali tersebut sejak akhir tahun 1940-an, meskipun keanggotaannya sendiri di PBB dibuat dengan syarat pengungsi Palestina diizinkan kembali ke rumah dan tanah mereka.
Baca juga: Hamas dan Jihad Islam Segera Bebaskan Tawanan di Khan Younis
(sya)
Lihat Juga :