Agama Warga Negara Selandia Baru

Rabu, 29 Januari 2025 - 10:26 WIB
Presbiterianisme, yang memiliki akar dalam tradisi Skotlandia, cukup populer di antara warga keturunan Skotlandia di Selandia Baru. Sementara itu, Metodis juga memiliki sejumlah besar pengikut di berbagai komunitas.

4. Kristen Evangelis dan Pentakosta



Beberapa kelompok Kristen Evangelis dan Pentakosta berkembang pesat di Selandia Baru, terutama di kalangan imigran dan generasi muda yang mencari pendekatan spiritual yang lebih personal dan karismatik.

Agama Minoritas yang Berkembang



Selain Kristen, terdapat beberapa agama lain yang terus berkembang di Selandia Baru akibat tingginya angka imigrasi dari berbagai negara. Beberapa di antaranya adalah:

1. Hindu



Hindu merupakan salah satu agama dengan pertumbuhan tercepat di Selandia Baru, berkat meningkatnya jumlah imigran dari India, Fiji, dan Nepal.

Berdasarkan sensus, sekitar 2,6% penduduk Selandia Baru adalah penganut Hindu. Sebagian besar komunitas Hindu terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Auckland dan Wellington.

2. Islam



Islam juga mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan sekitar 1,3% dari populasi Selandia Baru mengidentifikasi diri sebagai Muslim.

Komunitas Muslim di Selandia Baru terdiri dari berbagai latar belakang etnis, termasuk imigran dari Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika.

Kota Auckland memiliki populasi Muslim terbesar, dengan beberapa masjid dan pusat komunitas Islam yang aktif.

3. Buddha



Buddhisme adalah agama yang dianut oleh sekitar 1,1% penduduk Selandia Baru. Komunitas ini terutama terdiri dari imigran China, Thailand, dan Sri Lanka.

Banyak kuil Buddha telah dibangun di berbagai wilayah, terutama di kota-kota besar seperti Christchurch dan Auckland.

4. Sikhisme



Sikhisme juga memiliki kehadiran yang signifikan di Selandia Baru, terutama di kalangan imigran dari Punjab, India. Gurdwara (tempat ibadah Sikh) dapat ditemukan di beberapa kota besar, dengan komunitas Sikh yang aktif dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya.

5. Kepercayaan Asli Māori

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!