PM Rusia Bakal Sambangi Belarusia di Tengah Krisis Politik
Rabu, 02 September 2020 - 16:47 WIB
Pemimpin oposisi Svetlana Tikhanovskaya, 37, dalam wawancara dengan Politico, mengaku mengkhawatirkan keselamatan para pendukungnya yang hilang. Dia menyebut mereka yang hilang usai ditangkap sebagai tahanan politik di bawah rezim pemimpin otoriter Alexander Lukashenko.
"Yang ingin saya sampaikan adalah banyak orang di Belarusia sekarang menjadi tahanan politik," katanya dari markasnya di Lituania.
Puluhan ribu orang bentrok dengan kontingen besar polisi antihuru-hara di Minsk pada akhir pekan selama pekan ketiga demonstrasi.
Belarusia jatuh ke dalam krisis politik setelah pemilihan presiden, yang menurut pihak oposisi pemilu telah dicurangi untuk memastikan bahwa pemerintahan diktator Lukashenko yang sudah 26 tahun diperpanjang lebih jauh.(Baca juga: Putin Bilang Polisi Rusia Siap Tolong Diktator Belarusia, Ini Kata Kremlin )
Pasukan keamanan telah memukuli pengunjuk rasa di jalan dan menangkap ribuan orang dalam upaya untuk membasmi demonstrasi dan mogok massal. Lukashenko membantah melakukan penipuan dalam pemilu.
"Yang ingin saya sampaikan adalah banyak orang di Belarusia sekarang menjadi tahanan politik," katanya dari markasnya di Lituania.
Puluhan ribu orang bentrok dengan kontingen besar polisi antihuru-hara di Minsk pada akhir pekan selama pekan ketiga demonstrasi.
Belarusia jatuh ke dalam krisis politik setelah pemilihan presiden, yang menurut pihak oposisi pemilu telah dicurangi untuk memastikan bahwa pemerintahan diktator Lukashenko yang sudah 26 tahun diperpanjang lebih jauh.(Baca juga: Putin Bilang Polisi Rusia Siap Tolong Diktator Belarusia, Ini Kata Kremlin )
Pasukan keamanan telah memukuli pengunjuk rasa di jalan dan menangkap ribuan orang dalam upaya untuk membasmi demonstrasi dan mogok massal. Lukashenko membantah melakukan penipuan dalam pemilu.
(ber)
Lihat Juga :