Joe Biden: Oligarki Akan Mengambil Alih Amerika Serikat

Kamis, 16 Januari 2025 - 11:50 WIB
Mantan Presiden Barack Obama mem-posting tepat setelah pidato perpisahan Biden di X: "Empat tahun lalu, di tengah pandemi, kita membutuhkan pemimpin dengan karakter untuk mengesampingkan politik dan melakukan apa yang benar. Itulah yang dilakukan @JoeBiden. Di saat ekonomi kita sedang terpuruk, dia mendorong apa yang akan menjadi pemulihan terkuat di dunia—dengan 17 juta pekerjaan baru, kenaikan upah yang bersejarah, dan biaya perawatan kesehatan yang lebih rendah."

"Dia meloloskan undang-undang penting untuk membangun kembali infrastruktur negara kita dan mengatasi ancaman perubahan iklim. Saya berterima kasih kepada Joe atas kepemimpinannya, persahabatannya, dan pengabdiannya seumur hidup untuk negara yang kita cintai ini," lanjut Obama.

Mantan Anggota Kongres dari Partai Republik Adam Kinzinger, juga berkomentar di X: "Joe Biden benar. Ada oligarki yang terbentuk di Amerika."

Pembawa acara baru Fox Los Angeles Elex Michaelson, berkomentar: "Analisis: Pidato perpisahan Biden adalah salah satu yang paling berapi-api selama masa jabatannya. Peringatannya tentang oligarki dan kompleks teknologi/industri tampaknya merupakan dakwaan yang tidak terlalu halus terhadap Elon Musk."

Ketua Komite Nasional Demokrat Jaime Harrison, dalam sebuah pernyataan, mengatakan: "Saat kami berkomitmen kembali untuk melawan ancaman yang ditimbulkan Donald Trump dan kroni-kroninya di MAGA [Make America Great Again] terhadap rakyat Amerika, kami juga berutang budi kepada Presiden Biden dan akan terus menghormati dan mengangkat warisannya—seorang pria yang mengabdi kepada negara kita selama lebih dari 50 tahun, mengutamakan rakyat Amerika, dan menjawab panggilan atas nama negaranya."

Pembawa acara Fox News Dana Perino, mantan sekretaris pers Gedung Putih di bawah pemerintahan mantan Presiden George W Bush, selama siaran menyatakan: "Ini kedengarannya tidak masuk akal. Bagi saya, rasanya seperti para penulis pidato telah meninggalkan gedung dan mereka meminta ChatGPT untuk menulis pidato untuk Joe Biden yang tidak dia ingat bahwa dia telah menjadi presiden selama empat tahun terakhir."

Biden diperkirakan akan pensiun dari jabatan publik setelah meninggalkan Gedung Putih pada hari Senin depan, tepat sebelum Trump dilantik dan memulai masa jabatan keduanya.

Sementara dia meninggalkan jabatan dengan approval rating yang sangat rendah, warisan jangka panjangnya tidak jelas dan kemungkinan akan dipandang berbeda oleh warga Amerika tergantung pada afiliasi partai politik mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!