Pemerintah Jerman Tuding Elon Musk Campur Tangan Pemilu

Selasa, 31 Desember 2024 - 21:31 WIB
AfD telah diklasifikasikan sebagai organisasi ekstremis yang "diduga" oleh dinas intelijen domestik Jerman karena sikapnya yang keras terhadap imigrasi dan anti kemapanan.

Partai tersebut saat ini berada di posisi kedua setelah blok konservatif CDU/CSU, tetapi tetap dijauhi oleh partai-partai besar lainnya, yang telah memutuskan tidak membentuk koalisi dengannya.

Dalam opininya, Musk menepis kritik terhadap AfD, dengan menyatakan, "Penggambaran mereka sebagai sayap kanan jelas salah."

"Partai-partai tradisional telah mengecewakan Jerman. Kebijakan mereka telah menyebabkan stagnasi ekonomi, keresahan sosial, dan erosi identitas nasional," tulis Musk.

"Meskipun dicap sayap kanan, AfD mewakili realisme politik yang selaras dengan banyak orang Jerman yang merasa kekhawatiran mereka diabaikan oleh kemapanan."

Friedrich Merz, kandidat utama aliansi CDU/CSU dan calon kanselir masa depan, menggambarkan intervensi Musk sebagai "intrusif dan lancang."

Dia menyatakan tidak dapat mengingat contoh serupa tentang campur tangan dalam kampanye pemilihan umum negara sahabat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!