Zionis dan Rezim Assad Ternyata Bersekongkol, Agen Mossad Sering Menghubungi Diktator selama Bertahun-tahun

Sabtu, 28 Desember 2024 - 18:37 WIB
Direktorat Intelijen Militer, yang dikenal sebagai Aman, diduga mengirim pesan tersebut kepada Menteri Pertahanan Suriah saat itu, Ali Abbas, setelah serangan udara Israel terhadap target yang diklaim terkait dengan Iran atau Hizbullah di Suriah.

Baca Juga: Potensi Perang dengan Rusia Menguat, NATO Siapkan Skenario Pertempuran

Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963.

Pengambilalihan kekuasaan tersebut terjadi setelah pejuang Hayat Tahrir al-Sham merebut kota-kota penting dalam serangan kilat yang berlangsung kurang dari dua minggu.

Melansir Middle East Monitor, Israel telah menduduki wilayah di Suriah, Lebanon, dan Palestina selama beberapa dekade dan terus menolak seruan untuk mundur atau mendirikan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, berdasarkan perbatasan sebelum 1967.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!