Presiden Serbia Sebut AS Bisa Beli Pipa Gas Nord Stream dalam Setahun
Sabtu, 28 Desember 2024 - 00:01 WIB
Meskipun tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pada jaringan pipa tahun 2022 itu, media Barat telah melaporkan orang-orang yang terkait dengan Ukraina berada di balik operasi itu.
Moskow berpendapat AS diuntungkan dari serangan itu karena posisinya sebagai pemasok gas alam cair ke Eropa, dan menuding Washington sebagai kemungkinan pelakunya.
Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia, Sergey Naryshkin, mengatakan bulan lalu bahwa lembaganya memiliki informasi tentang "keterlibatan langsung" para profesional dari badan intelijen AS dan Inggris dalam sabotase Nord Stream.
London dan Washington, serta Kiev, telah membantah adanya keterlibatan.
Baca juga: 12 Negara dengan Jumlah Penduduk China Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor 1
Moskow berpendapat AS diuntungkan dari serangan itu karena posisinya sebagai pemasok gas alam cair ke Eropa, dan menuding Washington sebagai kemungkinan pelakunya.
Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia, Sergey Naryshkin, mengatakan bulan lalu bahwa lembaganya memiliki informasi tentang "keterlibatan langsung" para profesional dari badan intelijen AS dan Inggris dalam sabotase Nord Stream.
London dan Washington, serta Kiev, telah membantah adanya keterlibatan.
Baca juga: 12 Negara dengan Jumlah Penduduk China Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor 1
(sya)
Lihat Juga :