Ingin Basmi Pemberontak Kurdi, Turki Akan Latih Militer Suriah yang Baru

Minggu, 15 Desember 2024 - 18:06 WIB
"[Turki] siap memberikan dukungan yang diperlukan jika pemerintahan baru memintanya," tambahnya.

Sejak 2016, Turki telah melancarkan empat operasi militer di wilayah utara Suriah yang terus berkembang, dengan alasan ancaman terhadap keamanan nasionalnya.

Turki diperkirakan akan menempatkan beberapa ribu tentara di kota-kota termasuk Afrin, Azez, dan Jarablus di Suriah barat laut serta Ras al Ain dan Tel Abyad di timur laut.

Ankara dapat membahas dan mengevaluasi kembali masalah kehadiran militer Turki di Suriah dengan pemerintahan Suriah yang baru "ketika kondisi yang diperlukan muncul," kata Guler.

Prioritas Turki tetap membasmi milisi Kurdi YPG, bagian dari kelompok oposisi Suriah yang didukung AS, dan Turki telah menjelaskan hal ini kepada Washington, kata Guler.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang menguasai beberapa ladang minyak terbesar di Suriah, adalah sekutu utama dalam koalisi AS melawan militan ISIS. SDF dipelopori oleh YPG, sebuah kelompok yang dianggap Ankara sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, yang para pejuang militannya telah memerangi negara Turki selama 40 tahun.

“Pada periode baru, organisasi teroris PKK/YPG di Suriah cepat atau lambat akan dibasmi,” kata Guler.

“Anggota organisasi yang datang dari luar Suriah akan meninggalkan Suriah. Mereka yang merupakan warga Suriah akan meletakkan senjata mereka.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!