3 Negara Pendukung Bashar al-Assad, 2 di Antaranya Bersenjata Nuklir

Senin, 09 Desember 2024 - 15:05 WIB
Menyusul keberhasilan pemberontak merebut Ibu Kota Suriah, Assad bersama keluarganya telah melarikan diri ke Rusia.

"Assad dan anggota keluarganya telah tiba di Moskow," kata sumber Kremlin kepada kantor berita TASS dan RIA Novosti, Senin (9/12/2024).

“Rusia memberi mereka suaka atas dasar kemanusiaan,” imbuh sumber tersebut.

2. Iran



Sebagaimana Rusia, Iran juga menjadi sekutu rezim Bashar al-Assad selama berkuasa di Suriah.

Menanggapi kondisi genting di Suriah, Iran sebenarmua masih terus menyuarakan dukungannya terhadap Assad. Mengutip Al Jazeera, Teheran menekankan gagasan bahwa pemberontak yang didukung asing dalam upaya merebut kekuasaan bisa dilihat sebagai kelanjutan dari perang saudara di Suriah.

Iran juga sudah mengeluarkan peringatan keras bahwa pertempuran di Suriah dapat menyebar ke seluruh wilayah. Terlebih, krisis Gaza juga belum sepenuhnya selesai.

Namun, beberapa pihak menyebutkan bahwa Iran memiliki kepentingan tersendiri dalam dukungannya untuk Assad. Di antaranya adalah penempatan pasukan proksinya; Hizbullah Lebanon di Suriah yang bertujuan untuk melawan Israel.

Meski demikian, Iran juga tidak berdaya menolong rezim Assad saat digulingkan pasukan pemberontak Suriah.

3. Korea Utara

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!