3 Kebijakan Rezim Bashar al-Assad yang Rugikan Rakyat Suriah, Termasuk Gunakan Senjata Kimia

Senin, 09 Desember 2024 - 14:24 WIB
Rezim Assad tetap mengeklaim tidak terlibat meski laporan OPCW membuktikannya.

Penggunaan senjata kimia tidak hanya merusak kehidupan ribuan orang tetapi juga menciptakan ketakutan yang mendalam di kalangan penduduk sipil, yang merasa terancam setiap saat oleh senjata yang tak terduga ini.

3. Pemaksaan Perpindahan dan Pengungsian Warga Sipil



Rezim Bashar al-Assad juga dikenal dengan kebijakan pemaksaan perpindahan dan pengungsian warga sipil sebagai taktik untuk memadamkan gerakan oposisi.

Salah satu cara yang digunakan adalah dengan mengepung wilayah yang dikuasai oleh kelompok oposisi, menahan akses bantuan kemanusiaan, dan memaksa penduduk sipil untuk meninggalkan rumah mereka.

Kebijakan ini seringkali disertai dengan pengeboman atau serangan udara yang merusak infrastruktur dan memaksa warga sipil meninggalkan rumah mereka. Rezim berdalih pengeboman udara ditujukan pada apa yang mereka sebut sebagai "kelompok teroris".

Selain itu, rezim Assad juga dianggap terlibat dalam kebijakan "pembersihan etnis", yang sering kali menargetkan kelompok etnis tertentu, terutama di wilayah yang didominasi oleh kelompok Sunni.

Hal ini telah menyebabkan jutaan orang mengungsi baik di dalam Suriah maupun ke negara-negara tetangga, menciptakan krisis pengungsi terbesar di dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!