Moskow Akui Tampung Assad: Tak Seperti AS, Rusia Tak Khianati Temannya

Senin, 09 Desember 2024 - 11:15 WIB
Militer Rusia saat ini mengoperasikan fasilitas Angkatan Laut di pelabuhan Tartus dan pangkalan udara di dekat kota Latakia.

Pemerintah Rusia telah mendesak para militan untuk menahan diri dari kekerasan dan mendukung upaya yang didukung PBB untuk rekonsiliasi nasional.

Suriah terjerumus ke dalam kekerasan selama bertahun-tahun pada tahun 2011, setelah kelompok bersenjata yang didukung AS mencoba menggulingkan pemerintahan Assad.

Para jihadis akhirnya muncul sebagai pemain dominan di antara kelompok-kelompok anti-Assad, bahkan ketika Washington dan sekutunya mengeklaim bahwa "pemberontak moderat" pada akhirnya dapat menang.

Serangan kilat yang menyebabkan jatuhnya Damaskus diluncurkan akhir bulan lalu. Serangan ini mengikuti periode pertempuran yang relatif tidak intens, yang dimulai dengan gencatan senjata yang tidak mudah yang ditengahi oleh Moskow dan Ankara pada tahun 2020.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!