Perampasan Lahan Terbesar dalam Beberapa Dekade, Israel Sita 5.930 Ekar di Tepi Barat
Sabtu, 07 Desember 2024 - 00:01 WIB
Saluran tersebut menyoroti permukiman Ma'ale Adumim di sebelah timur Yerusalem akan diperluas sekitar 2.600 dunam (642 ekar) ke selatan untuk menciptakan kesinambungan dengan permukiman ilegal Kedar.
Selain itu, menurut saluran tersebut, permukiman seperti Migdal Oz dan Susya di Tepi Barat selatan dan Yafit di Lembah Yordan juga akan diperluas, menurut laporan tersebut.
Saluran tersebut mengutip Smotrich, yang mengatakan, “Keputusan tersebut merupakan pencapaian bersejarah yang berkontribusi pada penguatan aktivitas permukiman dan perluasan lahan yang diperuntukkan bagi proyek infrastruktur dan permukiman."
Di X, Smotrich menjelaskan, "Lebih dari 23.000 dunam tanah untuk kepentingan permukiman di Yosh. Kami menentukan fakta di lapangan dan menggagalkan pembentukan negara Palestina!"
Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengatakan, “Pengumuman Smotrich dengan tegas menegaskan niat kolonial pendudukan dan penolakannya terhadap hak-hak nasional rakyat kami."
“Keputusan-keputusan berbahaya ini dan kebijakan permukiman yang meningkat, yang disertai dengan peningkatan kejahatan dan serangan para pemukim di desa-desa dan kota-kota Tepi Barat, akan disambut dengan lebih banyak keteguhan dan peningkatan perlawanan untuk membersihkan tanah dan tempat-tempat suci dari para penjajah,” tegas pernyataan itu.
Selain itu, menurut saluran tersebut, permukiman seperti Migdal Oz dan Susya di Tepi Barat selatan dan Yafit di Lembah Yordan juga akan diperluas, menurut laporan tersebut.
Saluran tersebut mengutip Smotrich, yang mengatakan, “Keputusan tersebut merupakan pencapaian bersejarah yang berkontribusi pada penguatan aktivitas permukiman dan perluasan lahan yang diperuntukkan bagi proyek infrastruktur dan permukiman."
Di X, Smotrich menjelaskan, "Lebih dari 23.000 dunam tanah untuk kepentingan permukiman di Yosh. Kami menentukan fakta di lapangan dan menggagalkan pembentukan negara Palestina!"
Kecaman Hamas
Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengatakan, “Pengumuman Smotrich dengan tegas menegaskan niat kolonial pendudukan dan penolakannya terhadap hak-hak nasional rakyat kami."
“Keputusan-keputusan berbahaya ini dan kebijakan permukiman yang meningkat, yang disertai dengan peningkatan kejahatan dan serangan para pemukim di desa-desa dan kota-kota Tepi Barat, akan disambut dengan lebih banyak keteguhan dan peningkatan perlawanan untuk membersihkan tanah dan tempat-tempat suci dari para penjajah,” tegas pernyataan itu.
Lihat Juga :