Kisruh Darurat Militer, Jenderal Top Korsel Waspadai Ancaman Korut
Rabu, 04 Desember 2024 - 14:15 WIB
“Ini adalah pelanggaran besar terhadap norma-norma demokrasi dan konstitusional Korea Selatan. Korea Selatan telah menjadi negara demokrasi sejak 1987. Tidak pernah ada yang seperti ini dalam sejarah Korea Selatan, bahkan ketika Korea Utara menembaki target-target Korea Selatan dan hal-hal seperti itu, tidak pernah ada deklarasi darurat militer,” tegas Kelly.
Jika presiden tidak mengundurkan diri, Kelly mengatakan dia kemungkinan akan dimakzulkan.
“Saya tidak bisa melihatnya tetap menjabat,” ujar Kelly, seraya menambahkan reaksi publik akan “sangat besar” jika dia mencoba bertahan.
“Di situlah banyak fokus kemarahan akan terjadi dalam beberapa pekan mendatang, untuk mengeluarkan Yoon sendiri dari jabatannya jika dia tidak mengundurkan diri dalam beberapa hari ke depan.”
Baca juga: Parlemen Korea Selatan Voting Cabut Darurat Militer yang Ditetapkan Presiden Yoon Suk-yeol
Jika presiden tidak mengundurkan diri, Kelly mengatakan dia kemungkinan akan dimakzulkan.
“Saya tidak bisa melihatnya tetap menjabat,” ujar Kelly, seraya menambahkan reaksi publik akan “sangat besar” jika dia mencoba bertahan.
“Di situlah banyak fokus kemarahan akan terjadi dalam beberapa pekan mendatang, untuk mengeluarkan Yoon sendiri dari jabatannya jika dia tidak mengundurkan diri dalam beberapa hari ke depan.”
Baca juga: Parlemen Korea Selatan Voting Cabut Darurat Militer yang Ditetapkan Presiden Yoon Suk-yeol
(sya)
Lihat Juga :