Siapa Hayat Tahrir al-Sham (HTS)? Kelompok Pecahan Al Qaeda yang Mengalahkan Pasukan Bashar al-Assad
Minggu, 01 Desember 2024 - 16:20 WIB
Kelompok ini dianggap sebagai salah satu kelompok yang paling efektif dan mematikan yang menentang Presiden Assad.
Namun, ideologi jihadisnya tampaknya menjadi kekuatan pendorongnya, bukan semangat revolusioner - dan pada saat itu dianggap berseberangan dengan koalisi pemberontak utama di bawah bendera Free Syria.
Baca Juga: Mengurai Peta Konflik Suriah yang Rumit dan Sarat Kepentingan Asing
Untuk meraih kemenangan, Assad mengandalkan kekuatan udara Rusia dan bantuan militer Iran di lapangan - terutama melalui milisi yang disponsori oleh Iran.
Namun, ideologi jihadisnya tampaknya menjadi kekuatan pendorongnya, bukan semangat revolusioner - dan pada saat itu dianggap berseberangan dengan koalisi pemberontak utama di bawah bendera Free Syria.
Baca Juga: Mengurai Peta Konflik Suriah yang Rumit dan Sarat Kepentingan Asing
3. Memutuskan Hubungan dengan Al Qaeda
Namun, pada tahun 2016, pemimpin kelompok tersebut, Abu Mohammed al-Jawlani, secara terbuka memutuskan hubungan dengan Al Qaeda, membubarkan Jabhat al-Nusra, dan mendirikan organisasi baru, yang mengambil nama Hayat Tahrir al-Sham ketika bergabung dengan beberapa kelompok serupa lainnya setahun kemudian.4. Menguasai Aleppo
Aleppo adalah salah satu medan pertempuran paling berdarah dan menjadi salah satu kekalahan terbesar pemberontak.Untuk meraih kemenangan, Assad mengandalkan kekuatan udara Rusia dan bantuan militer Iran di lapangan - terutama melalui milisi yang disponsori oleh Iran.
5. Mampu Mengalahkan Hizbullah
Tidak diragukan lagi bahwa kemunduran yang dialami Hizbullah baru-baru ini akibat serangan Israel di Lebanon, serta serangan Israel terhadap komandan militer Iran di Suriah, telah memainkan peran penting dalam keputusan kelompok jihadis dan pemberontak di Idlib untuk melakukan gerakan tiba-tiba dan tak terduga di Aleppo.Lihat Juga :