Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah Mulai Berlaku, Belum Ada Pelanggaran
Rabu, 27 November 2024 - 13:15 WIB
Lebih dari 60 orang tewas di Israel akibat serangan Hizbullah dan lebih dari 3.500 orang tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon sejak Oktober 2023, menurut pejabat dari kedua belah pihak.
Sekitar 70.000 orang di Israel dan sekitar 1,2 juta orang di Lebanon mengungsi.
Saat mengumumkan gencatan senjata pada hari Selasa, Presiden AS Joe Biden yang akan lengser mengatakan Israel akan "secara bertahap menarik pasukannya yang tersisa" dari Lebanon dalam 60 hari ke depan.
"Infrastruktur Hizbullah di Lebanon selatan tidak akan diizinkan untuk dibangun kembali," ujar Biden. Menurut Biden, gencatan senjata dimaksudkan untuk bersifat permanen.
Baca juga: Biden Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah
Sekitar 70.000 orang di Israel dan sekitar 1,2 juta orang di Lebanon mengungsi.
Saat mengumumkan gencatan senjata pada hari Selasa, Presiden AS Joe Biden yang akan lengser mengatakan Israel akan "secara bertahap menarik pasukannya yang tersisa" dari Lebanon dalam 60 hari ke depan.
"Infrastruktur Hizbullah di Lebanon selatan tidak akan diizinkan untuk dibangun kembali," ujar Biden. Menurut Biden, gencatan senjata dimaksudkan untuk bersifat permanen.
Baca juga: Biden Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah
(sya)
Lihat Juga :