Kim Jong-un Peringatkan Semenanjung Korea Hadapi Kehancuran Nuklir
Sabtu, 23 November 2024 - 00:01 WIB
“Ini berarti negara yang telah menyerah untuk membela diri tidak dapat disebut sebagai negara yang benar-benar berdaulat karena berisiko diinjak-injak oleh tirani," tegas dia.
Senjata buatan Korea Utara yang dipamerkan di pameran itu setara dengan teknologi asing modern, yang menjamin keamanan negara, menurut Kim, memuji pengembangnya.
“Senjata-senjata itu juga memiliki tujuan dan karakter yang benar, yang membuatnya lebih unggul daripada persenjataan yang dibuat oleh negara-negara imperialis yang mengejar pembantaian, penghancuran, dan keuntungan ekonomi," ujar dia.
Kim mengadakan tiga putaran negosiasi dengan Presiden AS saat itu Donald Trump pada tahun 2018 dan 2019.
Keterlibatan diplomatik itu merupakan salah satu langkah penting dari masa jabatan pertama politisi Partai Republik itu.
Hal itu memfasilitasi pencairan singkat di Semenanjung Korea, yang sejak itu telah digantikan dengan periode permusuhan antara Korea Utara dan Selatan.
Senjata buatan Korea Utara yang dipamerkan di pameran itu setara dengan teknologi asing modern, yang menjamin keamanan negara, menurut Kim, memuji pengembangnya.
“Senjata-senjata itu juga memiliki tujuan dan karakter yang benar, yang membuatnya lebih unggul daripada persenjataan yang dibuat oleh negara-negara imperialis yang mengejar pembantaian, penghancuran, dan keuntungan ekonomi," ujar dia.
Kim mengadakan tiga putaran negosiasi dengan Presiden AS saat itu Donald Trump pada tahun 2018 dan 2019.
Keterlibatan diplomatik itu merupakan salah satu langkah penting dari masa jabatan pertama politisi Partai Republik itu.
Hal itu memfasilitasi pencairan singkat di Semenanjung Korea, yang sejak itu telah digantikan dengan periode permusuhan antara Korea Utara dan Selatan.
Lihat Juga :