Siapa Georges Abdallah? Ikon Perjuangan Lebanon yang Dibebaskan setelah Dipenjara 40 Tahun di Prancis
Minggu, 17 November 2024 - 17:35 WIB
LARF mengatakan bahwa itu adalah tindakan perlawanan yang sah terhadap pendudukan asing, karena Israel telah menginvasi Lebanon sekali lagi.
Pihak berwenang Prancis menuduh Abdallah atas upaya pembunuhan Konsul Jenderal AS Robert Homme di Strasbourg.
Pengadilan Abdallah terkenal karena kurangnya bukti, dan pengacaranya sendiri kemudian mengaku diam-diam bekerja untuk pemerintah.
Ada keputusan pengadilan yang menguntungkan Abdallah selama beberapa dekade, tetapi campur tangan pemerintah tidak memungkinkan keputusan tersebut dilaksanakan atau dihormati.
Jaksa antiterorisme Prancis mengatakan akan mengajukan banding atas pembebasan Abdallah.
Abdallah menolak untuk bertobat atau menarik kembali dukungannya terhadap Palestina, dan banyak yang percaya bahwa itulah alasan utama mengapa ia belum dibebaskan. Kelompoknya telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Ray dan Barsimentov dengan mengatakan bahwa pembunuhan itu dilakukan sebagai tanggapan atas keterlibatan Washington dan Tel Aviv dalam perang saudara Lebanon.
3. Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Abdallah dijatuhi hukuman seumur hidup pada tahun 1987 setelah didakwa atas pembunuhan atase militer AS Charles Ray dan diplomat rezim Israel Yakov Barsimentov di Paris.Pihak berwenang Prancis menuduh Abdallah atas upaya pembunuhan Konsul Jenderal AS Robert Homme di Strasbourg.
Pengadilan Abdallah terkenal karena kurangnya bukti, dan pengacaranya sendiri kemudian mengaku diam-diam bekerja untuk pemerintah.
Ada keputusan pengadilan yang menguntungkan Abdallah selama beberapa dekade, tetapi campur tangan pemerintah tidak memungkinkan keputusan tersebut dilaksanakan atau dihormati.
4. AS Menentang Pembebasan Abdallah
AS secara konsisten menentang pembebasannya. Akhirnya, upaya pembebasannya yang ke-11 berhasil.Jaksa antiterorisme Prancis mengatakan akan mengajukan banding atas pembebasan Abdallah.
Abdallah menolak untuk bertobat atau menarik kembali dukungannya terhadap Palestina, dan banyak yang percaya bahwa itulah alasan utama mengapa ia belum dibebaskan. Kelompoknya telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Ray dan Barsimentov dengan mengatakan bahwa pembunuhan itu dilakukan sebagai tanggapan atas keterlibatan Washington dan Tel Aviv dalam perang saudara Lebanon.
Lihat Juga :