Biden dan Xi Jinping Sepakat Manusia yang Harus Mendikte Senjata Nuklir, Bukan AI

Minggu, 17 November 2024 - 13:03 WIB
“Kedua pemimpin menegaskan perlunya mempertahankan kendali manusia atas keputusan untuk menggunakan senjata nuklir,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip First Post, Minggu (17/11/2024).

“Kedua pemimpin juga menekankan perlunya mempertimbangkan dengan saksama potensi risiko dan mengembangkan teknologi AI di bidang militer dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab," lanjut pernyataan Gedung Putih.

Meskipun tidak jelas apakah pertemuan mereka akan mengarah pada pembicaraan lebih lanjut antara kedua negara, pernyataan Gedung Putih menandai diskusi pertama antara kedua pemimpin mengenai AI dan senjata nuklir.

Washington telah mendesak Beijing selama berbulan-bulan untuk menghentikan penolakannya yang telah berlangsung lama terhadap pembicaraan senjata nuklir.

Sebelumnya, kedua negara sempat melanjutkan pembicaraan tingkat resmi mengenai senjata nuklir. Namun, negosiasi tersebut telah terhenti selama berbulan-bulan dengan pejabat AS yang menyatakan frustrasi mengenai keengganan rekan-rekan mereka dari China.

Tidak hanya itu, kembalinya Trump ke Gedung Putih juga menimbulkan bayangan hitam atas hubungan kedua negara karena masih belum jelas bagaimana AS akan menangani China di bawah rezim Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!