3 Fakta Tentara Israel Sangat Lemah dalam Pertempuran Jarak Dekat Melawan Pejuang Gaza, Salah Satunya Kalah Mental

Senin, 11 November 2024 - 22:50 WIB
Mengutip Almayadeen, Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Med memperkirakan bahwa Israel telah menjatuhkan lebih dari 70.000 ton bom di Gaza selama periode Oktober 2023 hingga April 2024. Ironisnya, jumlah itu melampaui gabungan bom yang dijatuhkan di Dresden, Hamburg, dan London selama Perang Dunia II.

Serangan udara Israel itu telah menghancurkan sebagian besar bangunan dalam jarak hingga satu kilometer di timur dan utara Jalur Gaza. Parahnya lagi, warga sipil tak berdosa ikut menjadi korban jiwa dalam setiap serangan yang muncul.

Baca Juga: Pakar Ini Ungkap Agenda Tersembunyi Israel dalam Invasi ke Gaza dan Lebanon

2. Tidak Paham Peta Gaza

Faktor lain yang membuat tentara Israel lemah dalam pertempuran jarak dekat adalah karena ‘buta’ dengan peta di Jalur Gaza. Hal ini sebenarnya tak mengejutkan mengingat serdadu Hamas biasa mengandalkan terowongan bawah tanah untuk mobilitasnya.

Alasan tersebut diperkuat berdasarkan pengalaman masa lalu, tepatnya saat bom penghancur bunker dan tank Merkava Israel selalu menghadapi terowongan yang penuh jebakan di Gaza. Hal tersebut kemungkinan ikut menjadi pertimbangan bagi tentara Zionis yang enggan untuk terjun langsung ke garis depan di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!