Bagaimana Konflik Ukraina dan Rusia Akan Berakhir? Ini Prediksi Mantan Komandan NATO

Minggu, 10 November 2024 - 23:55 WIB
Trump sebelumnya mengklaim bahwa ia dapat mengakhiri konflik dalam 24 jam pertama masa jabatannya, tanpa menjelaskan secara rinci bagaimana tepatnya. "Yang saya harapkan ia lakukan, dan saya pikir ia akan melakukannya, adalah memberi tekanan pada kedua belah pihak untuk mencapai meja perundingan," kata Stavridis.

2. Akan Dibentuk Zona Demiliterisasi

Ia menambahkan bahwa Ukraina juga akan mendapatkan "jalur menuju NATO, mungkin tiga hingga lima tahun." Ia juga mengatakan bahwa kesepakatan itu mungkin akan mencakup "semacam zona demiliterisasi" antara kedua pihak, yang kemungkinan dijaga "dengan tentara NATO, misalnya, bukan AS, Eropa."

"Penyelesaian yang dinegosiasikan bukanlah sesuatu yang dapat dipaksakan oleh AS, tetapi harus disetujui oleh Ukraina dan Rusia," kata Stavridis kepada Newsweek pada Sabtu malam, seraya menambahkan bahwa penyelesaian konflik pada akhirnya, yang meningkat pada tahun 2022, akan memakan waktu berbulan-bulan.

Baca Juga: Masa Depan Vladimir Zelensky Diprediksi Akan Tumbang, Berikut 4 Alasannya

3. Mimpi Zelensky Akan Terpendam

Pada bulan Oktober, Vladimir Zelensky dari Ukraina menyampaikan 'rencana kemenangannya', yang menuntut keanggotaan NATO segera. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa keinginan Kiev untuk bergabung dengan blok tersebut – yang digambarkan Moskow sebagai ancaman eksistensial – adalah salah satu alasan utama konflik saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!