Qatar Mundur dari Peran Mediator Utama Perundingan Gencatan Senjata Gaza

Minggu, 10 November 2024 - 07:01 WIB
Pada hari Selasa, Netanyahu memecat menteri pertahanannya, Yoav Gallant, yang berselisih dengan perdana menteri mengenai perang di Gaza dan telah mendorong kesepakatan gencatan senjata.

Pada bulan Juni, Netanyahu mengatakan tidak akan ada gencatan senjata permanen sampai kemampuan militer dan pemerintahan Hamas dihancurkan dan semua tawanan yang ditahan di Gaza dibebaskan.

Sementara itu, Israel melanjutkan kampanye pengebomannya yang brutal di Jalur Gaza, dengan militernya terus melancarkan kampanye yang bertujuan mengurangi jumlah penduduk di wilayah utara, tempat blokade diberlakukan sejak 5 Oktober.

Sumber tersebut mengatakan Qatar telah "memberi tahu kedua belah pihak, Israel dan Hamas serta pemerintah AS" tentang keputusannya.

"Qatar menyampaikan kepada pemerintah AS bahwa mereka akan siap kembali terlibat dalam mediasi ketika kedua belah pihak... menunjukkan keinginan yang tulus untuk kembali ke meja perundingan," ungkap sumber tersebut.

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada AFP bahwa kelompok tersebut belum menerima indikasi apa pun dari Qatar bahwa mereka harus meninggalkan negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!