5 Fakta Bahrain Sahabat Dekat Israel, Termasuk Jalin Hubungan Gelap 2 Dekade

Senin, 04 November 2024 - 13:01 WIB
Shimon Peres, yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Israel, juga pernah bertemu secara diam-diam dengan para elite Bahrain, termasuk dengan Raja Hamad pada tahun 2009 di New York.

Bahrain tampaknya memiliki tempat yang hangat bagi Peres, sebagaimana tercermin dalam komentar Kementerian Luar Negeri Bahrain di akun Twitter-nya setelah kematian Peres pada tahun 2016, dan pengiriman perwakilan resmi ke pemakamannya di Israel.

5. Bahrain Nikmati Teknologi Israel



Bahrain merupakan penerima manfaat teknologi Israel yang membantunya mengelola air dan mengatasi perubahan iklim. Itu diakui kerajaan tersebut setelah kedua negara melakukan normalisasi hubungan tahun 2020.

Kedua negara juga menjalin kerja sama di bidang perdagangan dengan nilai USD8,5 juta selama tujuh bulan pertama setelah menormalisasi hubungan.

"Itu tidak akan terjadi dalam semalam," kata Khaled Yousef Al-Jalahma, Duta Besar Bahrain untuk Israel, pada konferensi Startup Nation Central di Tel Aviv tahun lalu untuk menandai tiga tahun Kesepakatan Abraham.

Al-Jalahma mengatakan bahwa karena hubungan kedua negara masih baru, penting untuk berkolaborasi di sebanyak mungkin bidang, tetapi dia secara khusus menyebutkan beberapa bidang.

"Agrotech adalah teknologi yang sangat penting yang akan kami lihat dan teknologi yang menangani emisi karbon nol bersih akan menjadi teknologi lainnya," katanya.

Dia menunjuk pada kolaborasi dengan Sheba Medical Center Israel, tempat para dokter Bahrain akan bekerja di Israel dan Sheba bermaksud untuk membuka pusat inovasi di Bahrain.

Sebanyak 600 perusahaan Israel dan Bahrain baru-baru ini terhubung dan ada proyek untuk mempekerjakan pekerja Bahrain guna membantu mengisi pekerjaan di sektor teknologi Israel yang berkembang pesat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!