Hizbullah Tunjuk Naim Qassem sebagai Pemimpin Baru

Selasa, 29 Oktober 2024 - 17:28 WIB

Kekosongan Kepemimpinan



Pembunuhan Nasrallah, yang merupakan perwujudan gerakan Syiah Lebanon di mata para pendukungnya dan wilayah yang lebih luas, dipandang telah meninggalkan kekosongan di dalam kelompok yang telah kehilangan banyak kepemimpinannya sebagai akibat dari pembunuhan Israel selama berbulan-bulan.

Sepupu Nasrallah, Hashem Safieddine, sebelumnya dipandang sebagai calon favorit untuk memimpin Hizbullah yang terkait dengan Iran, tetapi dia tewas dalam serangan Israel di Beirut tak lama setelah kerabatnya.

Qassem yang berusia 71 tahun sering disebut sebagai "orang nomor dua" Hizbullah. Dia adalah salah satu ulama yang mendirikan kelompok tersebut pada awal 1980-an dan memiliki sejarah panjang dalam aktivisme politik Syiah.

Dia adalah pejabat Hizbullah paling senior yang terus tampil di depan publik setelah Nasrallah sebagian besar bersembunyi menyusul perang kelompok tersebut dengan Israel pada tahun 2006.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!