Skenario China Blokade Taiwan, Sinyal Perang Akan Dimulai?
Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:59 WIB
Taiwan mengatakan pada saat itu bahwa Liaoning beroperasi di lepas pantai tenggara pulau itu selama latihan tersebut, meluncurkan pesawat dari deknya.
Jepang mengatakan bulan lalu kapal induk yang sama telah memasuki perairan Jepang untuk pertama kalinya.
China telah mengarungi selat strategis tersebut sebelumnya, termasuk pada bulan Desember sesaat sebelum Taiwan mengadakan pemilihan umum.
China mengatakan hanya mereka yang memiliki yurisdiksi atas jalur air selebar hampir 180 kilometer (110 mil) yang merupakan jalur utama untuk perdagangan internasional. Taiwan dan Amerika Serikat membantahnya, dengan mengatakan Selat Taiwan adalah jalur air internasional.
Angkatan Laut AS secara teratur berlayar melalui selat tersebut untuk menegaskan hak kebebasan navigasi. Negara-negara sekutu lainnya, seperti Kanada, Jerman, dan Inggris juga telah melaksanakan misi serupa, yang membuat Beijing marah.
Taiwan juga khawatir tentang penggunaan penjaga pantainya oleh Tiongkok dalam permainan perang baru-baru ini, dan khususnya khawatir kapal-kapal sipil Taiwan mungkin akan dinaiki dan diperiksa karena Beijing berusaha untuk menegaskan otoritas hukum di selat tersebut.
Penjaga pantai Taiwan, dalam sebuah laporan kepada parlemen pada hari Rabu, mengatakan jika itu terjadi, kapal-kapalnya akan menanggapi dengan prinsip "tidak memprovokasi atau mundur" dan menghentikan tindakan tersebut "dengan sekuat tenaga."
Jepang mengatakan bulan lalu kapal induk yang sama telah memasuki perairan Jepang untuk pertama kalinya.
China telah mengarungi selat strategis tersebut sebelumnya, termasuk pada bulan Desember sesaat sebelum Taiwan mengadakan pemilihan umum.
China mengatakan hanya mereka yang memiliki yurisdiksi atas jalur air selebar hampir 180 kilometer (110 mil) yang merupakan jalur utama untuk perdagangan internasional. Taiwan dan Amerika Serikat membantahnya, dengan mengatakan Selat Taiwan adalah jalur air internasional.
Angkatan Laut AS secara teratur berlayar melalui selat tersebut untuk menegaskan hak kebebasan navigasi. Negara-negara sekutu lainnya, seperti Kanada, Jerman, dan Inggris juga telah melaksanakan misi serupa, yang membuat Beijing marah.
Taiwan juga khawatir tentang penggunaan penjaga pantainya oleh Tiongkok dalam permainan perang baru-baru ini, dan khususnya khawatir kapal-kapal sipil Taiwan mungkin akan dinaiki dan diperiksa karena Beijing berusaha untuk menegaskan otoritas hukum di selat tersebut.
Penjaga pantai Taiwan, dalam sebuah laporan kepada parlemen pada hari Rabu, mengatakan jika itu terjadi, kapal-kapalnya akan menanggapi dengan prinsip "tidak memprovokasi atau mundur" dan menghentikan tindakan tersebut "dengan sekuat tenaga."
(ahm)
Lihat Juga :