Siapa Mohammad Sinwar? Panglima Perang Hamas di Gaza yang Akan Menggantikan Kakaknya
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 20:35 WIB
Situs web Keamanan Nasional pemerintah mengatakan kelompok Brigade Izz al-Din al-Qassam menyediakan Hamas dengan kemampuan militer di Gaza dan beroperasi secara terpisah dari sayap politik Hamas.
Brigade tersebut terdaftar secara independen sebagai organisasi teroris pada tahun 2003 dan kemudian pada tahun 2021.
Baca Juga: Gagal Ciptakan Perdamaian, PBB Tak Bisa Cegah Perang Dunia III
Melansir ABC Australia, Mohammad Sinwar diyakini telah meninggal pada tahun 2014, ketika IDF mengatakan telah membunuhnya dalam sebuah serangan di kompleks perumahan selama serangan udara selama tujuh minggu terhadap Hamas yang dikenal sebagai Operasi Protective Edge.
Namun sembilan tahun kemudian, serangan militer Israel mengungkap bukti bahwa ia mungkin masih hidup.
Pasukan yang menyerbu kompleks pelatihan Hamas pada 10 November 2023 menemukan dokumen militer di kantor-kantor yang mereka katakan milik saudara-saudara Sinwar.
Brigade tersebut terdaftar secara independen sebagai organisasi teroris pada tahun 2003 dan kemudian pada tahun 2021.
Baca Juga: Gagal Ciptakan Perdamaian, PBB Tak Bisa Cegah Perang Dunia III
2. Pernah Diduga Meninggal pada 2014
Apakah Mohammad Sinwar masih hidup atau sudah meninggal?Melansir ABC Australia, Mohammad Sinwar diyakini telah meninggal pada tahun 2014, ketika IDF mengatakan telah membunuhnya dalam sebuah serangan di kompleks perumahan selama serangan udara selama tujuh minggu terhadap Hamas yang dikenal sebagai Operasi Protective Edge.
Namun sembilan tahun kemudian, serangan militer Israel mengungkap bukti bahwa ia mungkin masih hidup.
Pasukan yang menyerbu kompleks pelatihan Hamas pada 10 November 2023 menemukan dokumen militer di kantor-kantor yang mereka katakan milik saudara-saudara Sinwar.
Lihat Juga :