Gabung Militer Israel, Tentara Belgia Diselidiki atas Kemungkinan Kejahatan Perang di Gaza
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 10:01 WIB
Dr Mohamad Salha berbicara kepada Al Jazeera dari Rumah Sakit Al-Awda di utara Jalur Gaza, tempat dia merawat orang-orang yang terluka dalam serangan terbaru Israel di Jabalya, yang menewaskan 33 orang.
Dia mengatakan sebanyak 70 orang, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dirawat di rumah sakit tersebut, tetapi masih banyak yang terjebak di bawah reruntuhan.
Ruang operasi di rumah sakit tersebut, menurut dia, telah kewalahan, terutama karena banyaknya luka, yang meliputi luka bakar dan luka perut, memerlukan perawatan yang rumit.
Salha mengatakan militer Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi kepada para staf di rumah sakit tersebut, tetapi mereka tidak akan meninggalkan mereka yang sangat membutuhkan perawatan di Jalur Gaza Utara.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Ungkap Yahya Sinwar Naik ke Permukaan untuk Hadapi Pasukan Israel
Dia mengatakan sebanyak 70 orang, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dirawat di rumah sakit tersebut, tetapi masih banyak yang terjebak di bawah reruntuhan.
Ruang operasi di rumah sakit tersebut, menurut dia, telah kewalahan, terutama karena banyaknya luka, yang meliputi luka bakar dan luka perut, memerlukan perawatan yang rumit.
Salha mengatakan militer Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi kepada para staf di rumah sakit tersebut, tetapi mereka tidak akan meninggalkan mereka yang sangat membutuhkan perawatan di Jalur Gaza Utara.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Ungkap Yahya Sinwar Naik ke Permukaan untuk Hadapi Pasukan Israel
(sya)
Lihat Juga :