Militer China Gelar Serangan Presisi, Taiwan Rapat Keamanan Nasional
Senin, 14 Oktober 2024 - 17:25 WIB
Sebelumnya pada Senin, PLA mengumumkan mereka telah meluncurkan latihan militer Joint Sword-2024B di sekitar Taiwan untuk berlatih serangan gabungan, memblokir, dan mengambil alih kendali pelabuhan-pelabuhan dan area-area utama di pulau itu.
"Presiden (Lai Ching-te) telah mengadakan pertemuan tingkat tinggi tentang keamanan nasional...," ungkap Wu sebagaimana dikutip media Taiwan, seraya menambahkan lembaga pemerintah juga tengah mempersiapkan segala tindakan potensial China yang dapat memengaruhi masyarakat dan ekonomi Taiwan.
Taiwan telah diperintah secara independen dari China daratan sejak 1949. Beijing memandang pulau itu sebagai provinsinya, sementara Taiwan, wilayah dengan pemerintahan terpilihnya sendiri, menyatakan pulau itu adalah negara otonom, meskipun belum mendeklarasikan kemerdekaan.
Beijing menentang segala kontak resmi oleh negara asing dengan Taipei dan menganggap kedaulatan China atas pulau itu tidak dapat disangkal.
Baca juga: Serangan Udara Israel Targetkan Lebanon Selatan, Hancurkan Masjid Bersejarah
"Presiden (Lai Ching-te) telah mengadakan pertemuan tingkat tinggi tentang keamanan nasional...," ungkap Wu sebagaimana dikutip media Taiwan, seraya menambahkan lembaga pemerintah juga tengah mempersiapkan segala tindakan potensial China yang dapat memengaruhi masyarakat dan ekonomi Taiwan.
Taiwan telah diperintah secara independen dari China daratan sejak 1949. Beijing memandang pulau itu sebagai provinsinya, sementara Taiwan, wilayah dengan pemerintahan terpilihnya sendiri, menyatakan pulau itu adalah negara otonom, meskipun belum mendeklarasikan kemerdekaan.
Beijing menentang segala kontak resmi oleh negara asing dengan Taipei dan menganggap kedaulatan China atas pulau itu tidak dapat disangkal.
Baca juga: Serangan Udara Israel Targetkan Lebanon Selatan, Hancurkan Masjid Bersejarah
(sya)
Lihat Juga :