Tak Hanya Sistem Rudal THAAD, AS Juga Kerahkan Tentara ke Israel

Senin, 14 Oktober 2024 - 07:48 WIB
THAAD atau Terminal High Altitude Area Defense adalah sistem rudal antibalistik mobile yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegat rudal balistik.

Sistem tersebut menembakkan proyektil non-eksplosif dengan kecepatan delapan kali kecepatan suara, mengandalkan energi kinetik untuk menghancurkan rudal musuh yang masuk.

Operasional baterai THAAD melibatkan lebih dari 95 tentara dan enam peluncur yang dipasang di truk yang mampu menembakkan total 48 misil pencegat.

AS mengerahkan baterai THAAD ke Arab Saudi setelah perang Israel-Hamas dimulai Oktober 2023, dan ke Israel dalam latihan pada tahun 2019. Namun, baik sistem maupun pasukan Amerika yang mengoperasikannya belum dikirim ke Israel sejak perang Israel-Hamas pecah.

Meskipun tentara Amerika mengambil bagian dalam misi bantuan singkat di lepas pantai Gaza awal tahun ini, mereka tidak menginjakkan kaki di daerah kantong Palestina tersebut.

Pengerahan pasukan Amerika ini dilakukan saat Israel mempersiapkan respons-nya terhadap serangan lebih dari 180 rudal Iran pada 1 Oktober.

Teheran menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan respons sah terhadap pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh oleh Israel di Teheran dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah serta seorang jenderal senior Iran di Beirut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!