Nikaragua Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel, Berikut 3 Alasannya

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 14:18 WIB
Israel melancarkan perang di Gaza pada 7 Oktober setelah gerakan perlawanan Palestina Hamas melakukan Operasi Badai Al-Aqsa terhadap entitas pendudukan tersebut sebagai tanggapan atas meningkatnya kekejaman Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Serangan berdarah rezim tersebut di Gaza sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 42.150 warga Palestina dan melukai 98.117 orang lainnya. Ribuan orang lainnya juga hilang dan diduga tewas tertimbun reruntuhan.

Brasil mengutuk serangan terbaru Israel terhadap warga Palestina di Gaza, menyerukan tindakan global untuk menghentikan pembantaian rezim tersebut.

Baca Juga: Menguji Keberanian Israel Menyerang Iran

3. Pernah 2 Kali Memutuskan Hubungan dengan Israel

Melansir Press TV, Nikaragua sebelumnya telah dua kali memutuskan hubungan dengan Israel – sekali pada tahun 2010 di bawah Ortega dan juga pada tahun 1982 di bawah pemerintahan revolusioner Sandinista yang dipimpin oleh Ortega setelah revolusi negara tersebut pada tahun 1979.

Putusnya hubungan diplomatik terjadi pada saat Israel semakin terisolasi di panggung global di tengah kampanye brutal di Gaza dan meluasnya serangan di seluruh Asia Barat, termasuk di Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!