Israel Janji Serangan Balasan ke Iran Bakal Mematikan, Presisi, dan Mengejutkan

Kamis, 10 Oktober 2024 - 10:36 WIB
Sebelumnya pada hari Rabu, Presiden AS Joe Biden bersama dengan Wakil Presiden Kamala Harris dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dalam panggilan telepon dalam upaya untuk membentuk front persatuan atas kemungkinan serangan balik Israel terhadap serangan ratusan rudal pada 1 Oktober lalu.

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan panggilan telepon berlangsung sekitar 30 menit tetapi tidak memberikan rincian apa pun selain menyebut diskusi itu "produktif".

Ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan CNN tentang diskusi tersebut, Harris menolak untuk menjelaskan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa panggilan telepon itu "dirahasiakan".

Sebuah foto yang dirilis oleh kantor Netanyahu menunjukkan PM Zionis tersebut bersama dengan para ajudan militer dan pemerintah tingkat atas yang berpartisipasi.

Kunjungan ke Washington DC yang direncanakan pada hari sebelumnya oleh Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant dibatalkan tanpa penjelasan, yang menggarisbawahi keretakan internal Israel dan eksternal atas tujuan perang Netanyahu.

Baik Gallant maupun Biden berselisih dengan Netanyahu tentang tindakan Israel dalam kampanye militer selama setahun di Gaza setelah serangan yang dipimpin Hamas di Israel pada tanggal 7 Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!