Senator AS: Israel Gunakan Bom Seri Mark 84 Amerika untuk Habisi Nasrallah
Senin, 30 September 2024 - 09:04 WIB
Militer Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah membunuh Nasrallah dalam serangan terhadap markas komando pusat Hizbullah di pinggiran selatan Beirut.
Militer Israel awalnya menolak berkomentar tentang senjata apa yang digunakan dalam serangan itu. Pentagon juga tidak segera bersedia memberikan komentar.
Namun, Jerusalem Post, mengutip militer Zionis melaporkan sekitar 100 bom penghancur bunker dijatuhkan oleh jet tempur F-15 di markas bawah tanah Hizbullah di pinggiran kota Dahiyeh dalam serangan tersebut.
Analisis New York Times terhadap video jet tempur yang lepas landas yang dirilis sebelumnya menduga bahwa sedikitnya 15 bom BLU-109 buatan AS dengan perangkat pemandu JDAM digunakan dalam serangan itu. Amunisi seberat 2.000 pon itu dikenal sebagai penghancur bunker berkat kemampuannya menembus bawah tanah.
Brigadir Jenderal Amichai Levine, komandan Hatzerim di Pangkalan Udara Israel mengungkapkan pada hari Sabtu bahwa misi untuk menetralisir Nasrallah menuntut kemampuan unik dan berkelas dunia dari Angkatan Udara Israel (IAF).
Operasi tersebut membutuhkan presisi ekstrem untuk menyerang area bawah tanah yang dalam sambil mempertahankan tipu daya yang sempurna, memastikan bahwa Nasrallah, Ali Karaki, dan tokoh senior lainnya tidak akan mendeteksi serangan tersebut dan melarikan diri.
Militer Israel awalnya menolak berkomentar tentang senjata apa yang digunakan dalam serangan itu. Pentagon juga tidak segera bersedia memberikan komentar.
Namun, Jerusalem Post, mengutip militer Zionis melaporkan sekitar 100 bom penghancur bunker dijatuhkan oleh jet tempur F-15 di markas bawah tanah Hizbullah di pinggiran kota Dahiyeh dalam serangan tersebut.
Analisis New York Times terhadap video jet tempur yang lepas landas yang dirilis sebelumnya menduga bahwa sedikitnya 15 bom BLU-109 buatan AS dengan perangkat pemandu JDAM digunakan dalam serangan itu. Amunisi seberat 2.000 pon itu dikenal sebagai penghancur bunker berkat kemampuannya menembus bawah tanah.
Brigadir Jenderal Amichai Levine, komandan Hatzerim di Pangkalan Udara Israel mengungkapkan pada hari Sabtu bahwa misi untuk menetralisir Nasrallah menuntut kemampuan unik dan berkelas dunia dari Angkatan Udara Israel (IAF).
Operasi tersebut membutuhkan presisi ekstrem untuk menyerang area bawah tanah yang dalam sambil mempertahankan tipu daya yang sempurna, memastikan bahwa Nasrallah, Ali Karaki, dan tokoh senior lainnya tidak akan mendeteksi serangan tersebut dan melarikan diri.
Lihat Juga :