Menteri Kesehatan Lebanon Ungkap Tujuan Israel adalah Menyebarkan Teror
Jum'at, 27 September 2024 - 20:30 WIB
Menteri Kesehatan Lebanon Firass Abiad. Foto/RT
BEIRUT - Hingga Kamis malam (26/9/2024), lebih dari 1.300 orang tewas dan hampir 7.000 orang terluka akibat pengeboman Israel. Menteri Kesehatan Lebanon Firass Abiad mengungkapkan data itu kepada RT.
Israel telah mengebom Lebanon selama hampir sepekan, dalam apa yang disebut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebagai 'Operasi Panah Utara'.
Rezim kolonial Israel berdalih serangan itu ditujukan untuk merusak kemampuan Hizbullah, pejuang Syiah yang bermarkas di selatan negara itu.
"Pada Black Monday, kami mendapati hampir 600 warga sipil tak berdosa yang tewas, termasuk 140 wanita dan anak-anak, dan hampir 1800 orang terluka, termasuk para profesional kesehatan," ungkap Abiad kepada RT di Beirut.
Israel telah mengebom Lebanon selama hampir sepekan, dalam apa yang disebut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebagai 'Operasi Panah Utara'.
Rezim kolonial Israel berdalih serangan itu ditujukan untuk merusak kemampuan Hizbullah, pejuang Syiah yang bermarkas di selatan negara itu.
"Pada Black Monday, kami mendapati hampir 600 warga sipil tak berdosa yang tewas, termasuk 140 wanita dan anak-anak, dan hampir 1800 orang terluka, termasuk para profesional kesehatan," ungkap Abiad kepada RT di Beirut.
Lihat Juga :