Donald Trump: AS Akan Hancurkan Iran hingga Berkeping-keping!

Kamis, 26 September 2024 - 08:58 WIB
Pada hari Rabu, Trump yang berusia 78 tahun itu menyatakan bahwa calon pembunuhnya di Pennsylvania telah menggunakan aplikasi yang berpotensi berbasis di luar negeri, dan bahwa tersangka penembak dalam upaya kedua di Florida memiliki beberapa ponsel yang menurut Trump tidak dapat dibuka oleh otoritas AS.

"Mereka harus meminta Apple untuk membuka aplikasi asing ini (dan) membuka enam ponsel dari orang gila kedua," kata Trump.

"Karena kita punya banyak hal yang dipertaruhkan," imbuh dia.

Pada hari Rabu, Jaksa Agung AS Merrick Garland menyebut upaya pembunuhan Trump itu "menjijikkan."

"Bangsa kita kini telah mengalami dua upaya pembunuhan terhadap mantan Presiden hanya dalam tiga bulan terakhir. Itu menjijikkan," katanya.

"Departemen Kehakiman tidak akan menoleransi kekerasan yang menyerang jantung demokrasi kita. Dan kami akan menemukan dan meminta pertanggungjawaban mereka yang melakukannya. Ini harus dihentikan," paparnya.

Pada bulan Agustus, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka telah menggagalkan rencana seorang warga negara Pakistan yang terkait dengan Teheran untuk membunuh seorang pejabat AS sebagai balas dendam atas kematian jenderal Iran Qassem Soleimani, yang tewas pada tahun 2020 dalam serangan AS di Irak yang diperintahkan oleh presiden Trump saat itu.

Badan intelijen AS juga telah memperingatkan adanya upaya serangan siber terhadap kampanye presiden Trump dan saingannya Kamala Harris oleh aktor yang menurut mereka didukung oleh Iran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!