Eks Direktur CIA: Bom Pager di Lebanon Bentuk Terorisme
Selasa, 24 September 2024 - 21:30 WIB
Fatima sedang duduk di sofa dan belajar ketika pager berbunyi. Ia mengambilnya untuk memberikannya kepada ayahnya yang berada di luar, tetapi pager itu meledak di tangannya. Foto/Anadolu
WASHINGTON - Mantan Direktur CIA Leon Panetta menggambarkan serangan baru-baru ini di Lebanon yang melibatkan bahan peledak yang disembunyikan dalam perangkat komunikasi nirkabel sebagai "suatu bentuk terorisme".
Dalam wawancara dengan jaringan berita AS CBS News, Panetta mengatakan pemboman tersebut, yang menewaskan banyak warga sipil dan melukai ribuan orang lainnya, "merupakan jenis terorisme" dan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan pertumpahan darah lebih lanjut.
“Kemampuan menempatkan bahan peledak di perangkat teknologi yang umum digunakan dan mengubahnya menjadi alat perang teror benar-benar mengkhawatirkan. Ini adalah bentuk peperangan baru,” ujar Panetta.
Dia melanjutkan dengan mengatakan, "Saya rasa tidak ada keraguan ini adalah terorisme. Ini berdampak langsung pada rantai pasokan, dan ketika terorisme memengaruhi itu, orang-orang mulai bertanya: Apa selanjutnya?"
Dalam wawancara dengan jaringan berita AS CBS News, Panetta mengatakan pemboman tersebut, yang menewaskan banyak warga sipil dan melukai ribuan orang lainnya, "merupakan jenis terorisme" dan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan pertumpahan darah lebih lanjut.
“Kemampuan menempatkan bahan peledak di perangkat teknologi yang umum digunakan dan mengubahnya menjadi alat perang teror benar-benar mengkhawatirkan. Ini adalah bentuk peperangan baru,” ujar Panetta.
Dia melanjutkan dengan mengatakan, "Saya rasa tidak ada keraguan ini adalah terorisme. Ini berdampak langsung pada rantai pasokan, dan ketika terorisme memengaruhi itu, orang-orang mulai bertanya: Apa selanjutnya?"
Lihat Juga :