Cegah Ledakan Pager Kembali Terulang, Rusia Minta Pembatasan Akses Perusahaan Teknologi

Sabtu, 21 September 2024 - 10:20 WIB
Rusia minta pembatasan akses perusahaan teknologi untuk mencegah ledakan pager kembali terulang. Foto/AP
MOSKOW - Rusia menyerukan kepada masyarakat global untuk mengadopsi mekanisme internasional yang mengikat secara hukum untuk mencegah raksasa teknologi menyalahgunakan kendali mereka atas teknologi digital.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova, menyatakan keprihatinan atas dua gelombang ledakan perangkat komunikasi di Lebanon.



Menanggapi pertanyaan dari seorang koresponden Anadolu pada konferensi pers di Moskow, ia menekankan bahwa perusahaan-perusahaan Barat mendominasi produksi TI utama, memusatkan kekuasaan di tangan mereka.

"Mereka membatasi transfer teknologi ke negara-negara berkembang dan negara-negara dengan kebijakan independen, memastikan bahwa monopoli mereka tetap utuh," jelas Zakharova, seraya menambahkan bahwa "monopoli ini memungkinkan mereka untuk memberikan tekanan dan mengendalikan proses."

Pejabat tersebut juga mencatat bahwa perusahaan-perusahaan TI Amerika didukung oleh badan-badan intelijen AS dan sekutu, yang menggunakan pengaruh mereka untuk memata-matai dan mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Ia menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan seperti Microsoft mengalihkan sistem manajemen negara berdaulat ke penyimpanan data berbasis awan untuk mengendalikan ruang informasi nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!