Mantan Pejabat Mossad: Israel Harus Bersiap Hadapi Pembalasan Hizbullah
Kamis, 19 September 2024 - 16:27 WIB
Mantan pejabat Mossad memperingatkan Israel harus bersiap menghadapi pembalasan Hizbullah. Foto/AP
BEIRUT - Mantan wakil kepala Mossad Israel Ram Ben Barak telah memperingatkan negara itu agar tetap waspada terhadap Hizbullah.
"Meskipun kelompok itu telah disusupi, mereka masih dapat melancarkan serangan dalam waktu singkat," katanya dalam komentar yang disiarkan oleh radio publik Israel.
"Kita perlu menghilangkan euforia dan bersiap menghadapi peristiwa besar di utara," kata Ben Barak.
Sementara itu, Menteri kesehatan Lebanon mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan hari Rabu terjadi ketika rumah sakit sudah berjuang untuk mengatasi masuknya korban dari hari sebelumnya.
"Kami memiliki lebih dari 300 pasien dalam perawatan intensif, dan 400 yang memerlukan operasi dan perawatan lainnya," katanya.
"Selain itu, seluruh sektor perawatan kesehatan di Lebanon kelelahan dan terbebani oleh tantangan yang kita hadapi dalam beberapa tahun terakhir: krisis ekonomi yang sedang berlangsung, pandemi virus corona, ledakan pelabuhan, dan migrasi dokter dan perawat. Semua ini memang sangat membebani sektor ini.”
"Meskipun kelompok itu telah disusupi, mereka masih dapat melancarkan serangan dalam waktu singkat," katanya dalam komentar yang disiarkan oleh radio publik Israel.
"Kita perlu menghilangkan euforia dan bersiap menghadapi peristiwa besar di utara," kata Ben Barak.
Sementara itu, Menteri kesehatan Lebanon mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan hari Rabu terjadi ketika rumah sakit sudah berjuang untuk mengatasi masuknya korban dari hari sebelumnya.
"Kami memiliki lebih dari 300 pasien dalam perawatan intensif, dan 400 yang memerlukan operasi dan perawatan lainnya," katanya.
"Selain itu, seluruh sektor perawatan kesehatan di Lebanon kelelahan dan terbebani oleh tantangan yang kita hadapi dalam beberapa tahun terakhir: krisis ekonomi yang sedang berlangsung, pandemi virus corona, ledakan pelabuhan, dan migrasi dokter dan perawat. Semua ini memang sangat membebani sektor ini.”
Lihat Juga :