Suriah Sebut Sistem Rudal S-300 Rusia Tak Efektif Melawan Rudal Israel

Sabtu, 02 Mei 2020 - 10:00 WIB
Sepanjang perang saudara Suriah yang sedang berlangsung, Israel telah secara teratur melakukan serangan udara untuk menghancurkan situs-situs militer, pangkalan-pangkalan dan fasilitas-fasilitas milik Iran dan proksi-prokinya, yang telah mendukung rezim Presiden Bashar Al-Assad.

Israel ingin mencegah terciptanya koridor darat dari Irak melalui Suriah hingga Lebanon, di mana Iran akan mengangkut senjata, peralatan, dan petempur.

Serangan terbaru ini terjadi Kamis malam atau Jumat dini hari, ketika helikopter-helikopter Israel menembakkan rudal di berbagai lokasi di Suriah selatan, yang menyebabkan kerusakan terbatas.

Insiden lain terjadi pada Jumat ledakan terjadi di situs militer di kota barat Homs. Suriah membantah bahwa itu akibat serangan Israel, namun itu disebabkan oleh faktor "kesalahan manusia".

Militer Rusia maupun rezim Assad belum berkomentar atas laporan lemahnya sistem pertahanan S-300 Moskow di Suriah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!