Perang Elektronik Rusia Lumpuhkan GPS Rudal Ukraina

Minggu, 15 September 2024 - 21:13 WIB
Menurut Lavrov, AS dan NATO terlibat langsung dalam konflik tersebut, termasuk tidak hanya dengan memasok senjata, tetapi juga dengan melatih personel di Inggris, Jerman, Italia, dan negara-negara lain. Kremlin menyatakan bahwa pengiriman senjata ke Ukraina oleh Barat tidak memberikan kontribusi pada negosiasi dan akan menimbulkan dampak negatif.

Baca Juga: Pernah Memukul Gadis, Putra Putri mahkota Norwegia Ditangkap Polisi

Melansir Forces, seorang pakar militer terkemuka mengatakan penggunaan metode peperangan elektronik oleh Rusia seharusnya memberi "peringatan yang sangat baik" bagi militer Inggris.

Baru-baru ini, sistem lokasi GPS pada jet yang membawa Menteri Pertahanan macet saat pesawat terbang dekat Kaliningrad - daerah kantong Rusia di Laut Hitam antara Polandia dan Lithuania.

Melanie Garson, Associate Professor Keamanan Internasional di University College London, insiden itu merupakan "indikasi yang cukup jelas bahwa Rusia mencoba untuk... mendorong batas-batas dalam menunjukkan kemampuan peperangan elektroniknya dan... menunjukkan beberapa kekuatan dalam hal ini".

"Rusia khususnya sebelumnya memiliki keunggulan dalam hal ini dan mereka memiliki kebutuhan," katanya. "Ibu dari semua penemuan selama dua tahun terakhir selama perang sebenarnya telah secara aktif memperkuat kemampuan mereka dalam hal ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!