PBB akan Gelar Voting Dorong Diakhirinya Keberadaan Israel di Wilayah Palestina

Rabu, 11 September 2024 - 00:01 WIB
Pemungutan suara akan dilakukan beberapa hari sebelum para pemimpin dunia tiba di New York untuk pertemuan tahunan mereka di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon meminta Majelis Umum "menolak resolusi yang memalukan ini dan sebagai gantinya mengadopsi resolusi yang mengutuk Hamas dan menyerukan pembebasan segera semua sandera."

Pendapat penasihat ICJ tidak mengikat tetapi memiliki bobot menurut hukum internasional dan dapat melemahkan dukungan untuk Israel.

Resolusi Majelis Umum juga tidak mengikat, tetapi memiliki bobot politik.

Rezim kolonial Israel merebut Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur, wilayah Palestina bersejarah yang diinginkan Palestina untuk Negara, dalam perang Timur Tengah 1967. Israel sejak itu membangun permukiman di Tepi Barat dan terus memperluasnya.

Pada 7 Oktober 2023, pejuang Hamas menyerbu Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik sekitar 250 sandera, menurut penghitungan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!