Mengenal Apollo Quiboloy, Pendeta yang Menjadikan Jemaatnya sebagai Budak Seks dan Diburu FBI

Minggu, 08 September 2024 - 22:20 WIB
Quiboloy diyakini berada di Filipina, di mana kubunya mengatakan bahwa ia dan para pemimpin gereja tertuduh lainnya siap menghadapi masalah hukum meskipun mereka tidak menjawab tuduhan tersebut dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs web berita kelompoknya, SMNI News Channel.

"Kami yakin dan siap menghadapi apa pun yang dilontarkan terhadap pendeta Quiboloy dan para pemimpin kerajaan," kata pernyataan tersebut, yang dikaitkan dengan penasihat hukum gereja yang tidak disebutkan namanya dan "para pembangkang" yang dituduh mengajukan tuduhan untuk menghancurkan Quiboloy.

"Kami percaya pada proses peradilan dan kami tentu berharap kebenaran akan menang dan pelayanan kerajaan akan terus maju."

Menteri Kehakiman Filipina Menardo Guevarra mengatakan Quiboloy tidak menghadapi pengaduan apa pun di negaranya terkait dengan tuduhan AS. Dia mengatakan tanpa merinci bahwa pengaduan terpisah untuk pemerkosaan diajukan terhadap Quiboloy di kota Davao tahun lalu tetapi telah ditolak tetapi keputusan tersebut diajukan banding di Departemen Kehakiman di Manila.

3. Terlibat Perdagangan Manusia



Foto/AP

Pengaduan yang ditolak tersebut mencakup tuduhan pelecehan anak, perdagangan manusia melalui kerja paksa dan perdagangan manusia melalui pelecehan seksual, kata Guevarra kepada wartawan di Manila.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!