Eks Sandera Hamas Kembali ke Rumahnya dan 70% Desanya akan Dihancurkan Israel

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 21:05 WIB
Pemerintah Israel mengklaim rumah-rumah tersebut dibangun tanpa izin di area "hutan lindung" yang tidak ditetapkan sebagai perumahan.

Situasi mereka semakin menyoroti perjuangan berkelanjutan yang dihadapi komunitas Badui di Israel, yang desa-desanya seringkali lebih tua dari negara Zionis itu sendiri, tetapi menghadapi pembongkaran secara berkala.

Awal pekan ini, Israel menghancurkan desa Badui Palestina di Al-Araqeeb untuk ke-229 kalinya.

Muhammad Abu Tailakh, kepala dewan lokal Khirbet Karkur, mengungkapkan emosi campur aduk tentang kepulangan Al-Qadi, dengan mengatakan, "Ini sangat menggembirakan, kami tidak tahu apakah dia akan kembali hidup-hidup atau tidak. Namun, kabar baiknya juga agak rumit, karena semua yang terjadi."

Ironisnya, penyelamatan dan sambutan hangat Al-Qadi telah disajikan beberapa pihak sebagai bukti untuk menepis tuduhan apartheid di Israel.

Namun, pembongkaran yang direncanakan di desanya menceritakan kisah yang berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!