Donald Trump Sebut Ukraina Invasi Balik Rusia Picu Perang Dunia III, Ini Respons Kremlin

Kamis, 29 Agustus 2024 - 07:13 WIB
Berbicara kepada wartawan pada Rabu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa serangan seperti di wilayah Kursk, tentu saja, merupakan tindakan yang meningkatkan ketegangan hingga batas maksimal.

"Oleh karena itu, ada alasan untuk khawatir, dan dalam kasus ini, pernyataan yang mengkhawatirkan seperti itu, mungkin dapat disikapi dengan pengertian," kata Peskov, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (29/8/2024).

Pasukan Ukraina menginvasi balik wilayah Kursk, Rusia, sejak 6 Agustus. Itu menjadi serangan terbesar di wilayah Rusia yang diakui secara internasional sejak dimulainya permusuhan Moskow-Kyiv pada Februari 2022.

Militer Rusia mengeklaim telah menghentikan kemajuan pasukan Rusia di Kursk, tetapi pertempuran di wilayah tersebut terus berlanjut, dan pasukan Kyiv masih menguasai sejumlah pemukiman di daerah perbatasan.

Militer Ukraina telah banyak menggunakan senjata Barat selama invasi balik tersebut, dan Moskow menuduh AS, Inggris, dan Polandia melatih beberapa unit yang ambil bagian dalam operasi itu.

Washington membantah mengetahui operasi Ukraina di Kursk, dan pejabat Amerika mengatakan mereka masih belum yakin apa tujuan Kyiv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!