Polandia Akui Tergelincir dalam Perang Hibrida

Selasa, 27 Agustus 2024 - 19:15 WIB
Namun, Tomczyk menyatakan insiden balon itu masih dimaksudkan untuk mempromosikan agenda politik Rusia.

"Itu secara de facto adalah alat untuk beberapa ratus dolar, yang dapat digunakan untuk memengaruhi kita semua dengan cara yang sangat sederhana... Cukup dengan menuliskan beberapa kata dalam huruf Cyrillic di balon itu, dan semua portal di Polandia akan menulis tentangnya," ujar dia.

Dia menambahkan tujuan dari taktik semacam itu adalah memicu diskusi di masyarakat Polandia dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Wakil menteri tersebut mengatakan serangan siber adalah aspek lain dari perang hibrida, yang dia perkirakan terjadi sekitar 5.000 kali setahun.

Baca juga: Rusia Ungkap Pasukan Ukraina Dilatih Gunakan Amunisi Kimia untuk Sistem Artileri Barat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!