Apa Motif Hizbullah Meluncurkan 320 Rudal Katyusha dan Drone ke Israel? Berikut 4 Alasannya

Minggu, 25 Agustus 2024 - 21:50 WIB
Seorang penduduk kota Zibqeen di Lebanon selatan, sekitar 7 km (4 mil) dari perbatasan, mengatakan kepada Reuters bahwa itu adalah pertama kalinya ia terbangun "oleh suara pesawat dan ledakan roket yang keras - bahkan sebelum salat subuh. Rasanya seperti kiamat."

4. Menyambut Kedatangan Kepala Staf Gabungan Militer AS



Foto/AP

Kepala Pentagon Lloyd Austin berbicara dengan mitranya dari Israel untuk membahas serangan terhadap target-target Hizbullah di Lebanon selatan.

Kepala Staf Gabungan Jenderal CQ Brown melakukan perjalanan ke Yordania akhir pekan ini sebelum kunjungan yang dijadwalkan ke Mesir dan Israel.

Menurut pejabat AS, "ancaman yang benar-benar mendesak" dari Hizbullah diperoleh setelah perjalanan Brown telah dijadwalkan dan sedang dipersiapkan.

Pentagon merujuk pertanyaan tentang operasi Israel ke militer Israel. "Kami terus memantau situasi dengan saksama dan telah sangat jelas bahwa AS bersiap untuk mendukung pertahanan Israel," kata seorang pejabat pertahanan AS.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa Israel memberi tahu AS sebelum serangan terbaru.

Kunjungan Brown dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen jangka panjang AS terhadap Timur Tengah dan lebih jauh memahami berbagai perspektif ketegangan yang sedang berlangsung, kata Juru Bicara Staf Gabungan Kapten Jereal Dorsey.

Ia akan menekankan pentingnya mencegah eskalasi lebih lanjut, melindungi pasukan Amerika di kawasan tersebut, dan dukungan AS terhadap pembelaan diri Israel, menurut Dorsey.

"Hal ini mencerminkan pentingnya mencapai kesepakatan yang memulangkan para sandera, mengakhiri kekerasan, dan memungkinkan seluruh kawasan untuk fokus pada langkah selanjutnya menuju Timur Tengah yang lebih aman dan stabil," kata Dorsey dalam sebuah pernyataan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!