Apa Motif Hizbullah Meluncurkan 320 Rudal Katyusha dan Drone ke Israel? Berikut 4 Alasannya

Minggu, 25 Agustus 2024 - 21:50 WIB
Israel meluncurkan 320 rudal dan drone ke wilayah Israel. Foto/Al Arabiya
BEIRUT - Hizbullah mengklaim telah menembakkan hingga 320 roket dan pesawat nirawak. Serangan tersebut roket-roket itu akan membuka koridor agar pesawat nirawak bersenjata dapat mencapai target pangkalan militer Israel.

Apa Motif Israel Meluncurkan 320 Rudal Katyusha dan Drone ke Israel? Berikut 4 Alasannya

1. Balas Dendam Kematian Fuad Shukr





Foto/AP

Hizbullah mengatakan Minggu pagi bahwa pihaknya telah memulai pembalasan terhadap Israel atas pembunuhan Fuad Shukr, seorang komandan militer tinggi dalam kelompok yang didukung Iran.

Saat bersamaa, militer Israel yang dipersenjatai AS mengatakan pihaknya melakukan serangan pendahuluan di Lebanon selatan setelah intelijen menunjukkan ancaman yang akan segera terjadi.

Ini terjadi sesaat sebelum kunjungan jenderal militer AS ke Israel dalam beberapa hari mendatang. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa intelijen selama dua hari terakhir mengisyaratkan bahwa Hizbullah akan melakukan serangan besar-besaran terhadap Israel.

2. Melibatkan Drone Kamikaze yang Menarget Lokasi Militer Israel



Foto/AP

Hizbullah merilis pernyataan yang mengumumkan bagian pertama dari tanggapannya terhadap pembunuhan Shukr, yang mencakup serangan pesawat nirawak di lokasi militer "kualitatif" yang akan diumumkan kemudian, selain serangan roket di landasan peluncuran Iron Dome dan lokasi militer lainnya.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa kelompok tersebut dalam keadaan siaga tinggi dan akan membalas setiap serangan terhadap warga sipil Lebanon. "Operasi militer ini akan memakan waktu untuk diselesaikan, tetapi pernyataan terperinci akan dirilis setelahnya mengenai target dan hasilnya, Insya Allah," kata Hizbullah.

Baca Juga: Takut Serangan Hizbullah, Israel Tutup Pantai dan Larang Pertemuan Warga
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!