Putra Haniyeh Klaim Ayahnya Dibunuh dengan Rudal Canggih yang Lacak Ponselnya

Minggu, 18 Agustus 2024 - 07:51 WIB
Namun, putra Haniyeh mengatakan kepada Al Arabiya bahwa laporan bom ditanam di kamar ayahnya itu tidak benar.

"Saya pikir cerita tentang alat peledak itu sama sekali tidak berdasar," katanya kepada Al Arabiya dalam sebuah wawancara dari Doha, Qatar.

"Ada pengawal dan penasihat lain yang duduk di sebuah ruangan beberapa meter dari kamarnya, jadi jelas bahwa jika ada alat peledak, seluruh tempat itu akan meledak," imbuh dia, yang dilansir Minggu (18/8/2024).

"Itu adalah rudal berpemandu yang melacak ponselnya yang dia taruh di malam hari di kamarnya di dekat kepalanya, yang langsung terkena," kata Abdussalam.

Dia menyatakan bahwa ayahnya telah menggunakan ponselnya terus-menerus dan bahkan menggunakannya pada pukul 22.15 malam pada malam yang sama ketika dia terbunuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!