Klaim Kuasai 1.000 Km Persegi Wilayah Rusia, Ukraina Terus Intensifkan Serangan Rudal dan Drone

Rabu, 14 Agustus 2024 - 16:37 WIB
"Situasi di wilayah Belgorod terus menjadi sangat sulit dan menegangkan," kata Vyacheslav Gladkov dalam sebuah video yang diunggah di aplikasi perpesanan Telegram, dilansir Al Jazeera.

Penembakan harian oleh angkatan bersenjata Ukraina telah menghancurkan rumah-rumah, dan telah menewaskan serta melukai warga sipil, tambahnya.

"Oleh karena itu, kami membuat keputusan, mulai hari ini, untuk mengumumkan situasi darurat regional di seluruh wilayah Belgorod ... dengan permohonan berikutnya kepada pemerintah untuk mengumumkan situasi darurat federal."

Gladkov mengatakan Belgorod juga telah diserang pesawat nirawak, dan meskipun tidak ada korban jiwa, ada beberapa kerusakan pada bangunan. Awal minggu ini, Belgorod mengumumkan akan mengevakuasi warga yang tinggal di distrik perbatasan Krasnoyaruzhsky.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan itu tidak ditujukan untuk merebut wilayah Rusia, tetapi sebagai cara untuk memaksa Rusia berdamai.

"Rusia membawa perang ke negara lain, sekarang Rusia kembali ke negaranya," katanya pada hari Selasa saat Kyiv mengatakan telah menguasai 74 permukiman di Kursk, maju lebih dari 40 km persegi (15 mil persegi) wilayah dalam 24 jam sebelumnya.

Baca Juga: Terobos Pertahanan Rusia hingga 12 Km, Pasukan Ukraina Kuasai 28 Desa di Kursk
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!