Yahya Sinwar Jadi Pemimpin Baru Hamas, Ini Respons Abu Ubaidah
Minggu, 11 Agustus 2024 - 13:06 WIB
Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, Hamas mengumumkan bahwa Yahya Sinwar adalah pemimpin barunya, setelah pembunuhan biro politik gerakan tersebut, Ismail Haniyeh.
Haniyeh dibunuh di Teheran pada 31 Juli, sehingga Hamas harus mengambil keputusan dan tantangan untuk memilih pemimpin baru.
Kepemimpinan Hamas terbagi antara tiga komando, satu dipimpin oleh Saleh al-Arouri di Tepi Barat, yang lain oleh Yahya Sinwar di Gaza, dan Khaled Meshaal di luar negeri.
Haniyeh adalah pemimpin keseluruhan.
Israel dituduh membunuh Arouri pada bulan Januari, dan Haniyeh pada 31 Juli. Rezim Zionis tidak mengaku maupun menyangkal atas pembunuhan Haniyeh.
Setelah berhari-hari berunding, Dewan Syura Hamas Palestina memilih Sinwar sebagai pemimpin keseluruhan kelompok tersebut.
Haniyeh dibunuh di Teheran pada 31 Juli, sehingga Hamas harus mengambil keputusan dan tantangan untuk memilih pemimpin baru.
Kepemimpinan Hamas terbagi antara tiga komando, satu dipimpin oleh Saleh al-Arouri di Tepi Barat, yang lain oleh Yahya Sinwar di Gaza, dan Khaled Meshaal di luar negeri.
Haniyeh adalah pemimpin keseluruhan.
Israel dituduh membunuh Arouri pada bulan Januari, dan Haniyeh pada 31 Juli. Rezim Zionis tidak mengaku maupun menyangkal atas pembunuhan Haniyeh.
Setelah berhari-hari berunding, Dewan Syura Hamas Palestina memilih Sinwar sebagai pemimpin keseluruhan kelompok tersebut.
Lihat Juga :